RSS

Apakah Kepribadian Menentukan Pnyakit?

Apakah Kepribadian Menentukan Pnyakit?

         Manusia bisa digolongkan dalam tipe kepribadian tertentu. Ada yang termasuk tipe Pencemas,ada pula yang Implusif(Cenderung mengikuti dorongan hati ketimbang bersandar kepada logika). Sejak lama Ilmuan melaporkan bahwa manusia dengan tipe kepribadian A(Suka bersaing,bermusuhan,dan tidak penyabar) lebih rentan terhadap gangguan jantung dibanding kepribadian lainnya. Kini para ilmuan memiliki laporan lebih lengkap mengenai hubungan watak manusia serta jenis penyakit yang mungkin menderanya. Penasaran bukan?Selamat membaca….

1. Impulsif
Kalu kamu memiliki sifat ini,kamu mungkin mengira kamu mudah mengalami kecelakaan. Nyatanya tidak… Ancama kesehatan terbesar bagi orang yang memiliki sifat ini adalah Borok Lambung (stomach ulcers). Perut terasa perih dan panas.
Para peneliti diFinnish Institute of Occupational Health meriset lebih dari 4.000 orang dan menemukan fakta bahwa responden yang memiliki sifat kepribadian ini menanggung resiko 2,4 kali lebih besar untuk terserang borok lambung.
Mengapa begitu? Orang tersebut cenderung menanggapi stress dengan kadar produksi asam yang lebih tinggi dibandingkan orang kebanyakkan. Akibatnya muncullah Borok Usus. Sifat implsif ini juga bertalian dengan ketidakmampuan mengontrol aktivitas makan.
(Foto Britney Spears)





2. Periang
Orang yang bersifat ceria cenderung lebih cepat mati. Hah? Kok Bisa?
“Anak yang oleh Orang tua serta gurunya dikategorikan sebagai Periang atau memiliki Humor ternyata mati lebih cepat dibanding orang yang justru tidak seceria dirinya”, Catat peneliti Universitas California. “ Berlawanan dengan dugaan umum,sifat periang dan selera humor ternyata berbanding terbalik dengan umur panjang”.
Orang” dengan sifat ini umumnya suka menganggap enteng bahaya. Akibatnya merekapun menemukan kesulitan ketika harus menghadapi situasi-situasi diluar perhitungannya.
(Foto Kate Hudson)




3. Pemalu
Apakah kamu sangat pemalu?Berhati-hatilah. Para pemalu sangat mudah terserang infeksi virus. Laporan dari Universitas California bahwa binatang dari tipe yang berkelompok memiliki nodul pelindung limfa yang lebih aktif dari pada nodul yang dimiliki binatang dari tipe pemalu. Nodul Limfa adalah bagian system kekebalan tubuh dan membantu menghancurkan kuman-kuman penyakit yang menular seperti virus flu dan bacteria.
(Foto Afagn Syah Reza)






4. Pencemas
Orang yang memiliki gangguan kecemasan menanggung 3 kali lebih tinggi dari orang biasa dalam terserang tekanan darah tinggi. Universitas Northern Arizona meriset bahwa hormone stress mungkin sekali menjadi penyebabnya. Sementara itu wanita dengan gangguan kecemasan fobia (misalnya takut ketinggian) mempunyai resiko lebih tinggi tuh untuk terserang gangguan Jantung ,Tekanan darah tinggi serta Kolesterol. Orang dengan sifat pencemas cenderung perokok.dalam kurun waktu 10 tahun perawatan terhadap ganguan jantung 27% yang berkepribadianpencemas dilaporkan mati.sementara hanya 7% bagi pasien yang bukan pencemas.
(Foto Winona Ryder)



5. Optimis
Orang yang selalu melihat kehidupan dari sisi cerah rata-rata hidup 7,5 tahun lebih lama dibandingkan orang yang selalu melihat dari dari sisi kelabu.
Resiko meninggal pada usia dini karena berbagai penyakit tidak seberapa tinggi di tanggung oleh orang yang optimis.
Sebuah teori menyebutkan bahwa optimisme bisa meningkatkan bisa meningkatkan semangat hidup. Sehingga penyakit lebih mudah disembuhkan dari tubuh mereka. Teori lain juga mengatakan bahwa pengaruh pergaulan yang luas yang dimiliki orang” optimistislah yang berperan dalam menurunkan resiko terserang penyakit. Kemampuan bergaul Oke dipercaya menurunkan kadar hormone Stress yaitu Kortistol. Optimisme memacu system kekebalan dan melindungi tubuh dari stress psikologis.
Dalam kurun waktu lebih dari 30 tahun kelompok orang yang optimisme memiliki cacat yang lebih sedikit serta menderita rasa nyeri kronis yang lebih sedikit pula dibandingkan kelompok berlawanan.
(Foto Arnold schwarzenegger)



6. Neurotis
Tipe Neurotis(emosinya yang mudah terganggu) lazim dikaitkan dengan penyakit Asma,Sakit kepala,borok lambung,dan gangguan jantung.
Dilaporkan bahwa tipe sifat ini acap menerapkan teknuk menghadapi masalah yang tidak efektif,suka menyalahkan diri sendiri dan bermusuhan ketimbang mencari pertolongan dan dukungan orang lain.
Tentu saja mereka gampang stress dan ini berdampak pada melemahnya kekebalan tubuh. Depresi yang mereka derita mengakibatkan menurunnya system kekebalan tubuh.
(Foto Woody Allen)





7. Pesnimis
Orang yang selalu menerapkan hal terburuk akan mendapatkan harapan itu di sector kesehatan. Mereka memiliki resiko 19% lebih tinggi untuk mati lebih awal dibandingkan orang yang optimis.
Bahwa ada hubungan antara orang yang memiliki sifat pesimistis dan neurotis dengan perkembangan penyakit Perkinson’s di masa depan.
(Foto Russell Crowe)






8. tekun
Bagaimana dengan orang-orang yang tekun? Mereka dilaporkan sebagai kelompok orang yang usianya paing panjang. Sikap tekun dan rajin terbukti tuh lebih berpengaruh besar pada peluang hidup lebih lama. Sikap tekun juga turut menjaga kesetabilan tekanan darah serta kadar kolesterol. Diduga orang-orang yang tekun cenderung menghindari resiko dan lebih terbuka pada gaya hidup yang sehat.
(Foto Madonna)

9. Agresif
Tipe manusia yang suka menunjukan sikap bermusuhan sangat rentan terserang aneka rupa penyakit serius.ini bukan ingin menakut-nakuti kamu lo. Melainkan kesimpulan yang didukung oleh fakta.
Orang yang menderita artherosclerosis (Penyumbatan pada arteri Jantung). Kesimpulan yang ditarik oleh sebuah studi, yang melibatkan hampir 2000 responden pria dan wanita.
Sebuah studi di Amerika menunjukan bahwa tipe agresif paling tinggi kemungkinannya terserang radang kronis diseluruh bagian tubuh. Radang berkaitan loh dengan sejumlah penyakit gawat,termasuk penyakit jantung. mengapa demikian? Sebab radang berperan aktif dalam penimbunan lemak dalam pembuluh darah.
Orang-orang agresif merespons lebih cepat dan lebih kuat terhadap stress, baik secara metal maupun fisik. Akibatnya tekanan darahpun meningkat lalu akhirnya berdampak pada kerusakan Sistem Kardiovaskular.
Orang dengan sifat pemarah juga lebih lama pulih dari penyakit. Para peneliti di Universitas Ohio State dengan sengaja membuat luka kecil di lengan beberapa responden yang sehat, hanya dalam waktu 4 hari,hanya 30% pasien dengan sifat agresif yang lengannya pulih.bandingkan deh dengan 70% pasien cinta damai yang langsung sembuh. Sifat agresif juga membuat orang lebih rentan terhadap serangan depresi parah.
(Foto Eminen)

10. Tertutup
Orang-orang yang termasuk tipe yang gampang stress (atau dikenal sebagai tipe kepribadian D). umumnya menderita gangguan emosi tingkat tinggi dan secara sadar menekan perasaan itu.Akibatnya mereka memiliki risiko kanker dan penyakit jantung. Sekali terkena penyakit jantung koroner,juga menanggung resiko kematian yang tinggi loh, Laporan sebuah studi yang dilakukan tim penelitian di Universitas Harvard
Penulis laporan studi itu menyatakan bahwa orang dengan tipe kepribadian D kurang pandai mengatur hormone stress. Jantung mereka berdetak lebih cepat; tekanan darah mereka lebih tinggi; dan pembuluh darah mereka dilaporkan lebih tegang semua kondisi buruk bagi system Kardiovaskular. Mereka mungkin punya system kekebalan yang lebih aktif disbanding orang kebanyakkan, sehingga infeksi sering terjadi dan membahayakan pembuluh darah.
(Foto Jodie Foster)

11. Ekstrovert
Sebagai mana tipe Optimistis,orang-orang Ekstrovert atau terbuka jarang terserag gangguan jantung,Universitas Milan. Para periset di universitas di Italia itu menyimpulkan bahwa risiko yang ditanggung orang ini, untuk terkena ganggua jantung lebih rendah 15%.
Mereka juga lebih cepat pulih dari sakit yang tidak seberapa rentan terhadap infeksi. Sebuah teori menyebutkan bahwa mereka memiliki trategi yang lebih efektiv untuk mengatasi stress. Mereka juga paling sigap mencari pertolongan megis begitu mendapati gejala-gejala tubuh mereka.
Namun demikian ada yang dimiliki tipe ini,demikian menurut riset di Yamagata university school of medicine di Jepang. Tipe ini ternyata rentan menderita kegemukan dibandingkan tipe neurosis.
Sejumlah teori secara berpariasi memaparkan penyebab resiko Obesitas pada tipe ini. Salah satunya menyatakan bahwa orang-orang ini lebih mudah bergaul dan karenanya lebih sering terlibat dalam acara makan-makan.
(Foto Paris Hilton)

Nah.. Diantara sifat-sifat/kepribadian di atas, mana yang cocok dengan sifat/kepribadianmu? Mudah-mudahan semua ini akan bermanfaat dan menambah wawasan anda…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Tips'y tambah lg donk biar seru!!!

Poskan Komentar

Anda Mengatakan :